Monday, 30 March 2009

3 hari berada dirumah




Rumah, bagi kebayakan orang rumah merupakan tempat yang paling dirindukan. Setiap orang entah akan pergi kemanapun pasti akan merindukan suasana rumah apapun kondisinya. Dan minggu lalu, selepas kakakku meninggal aku yang sebelumnya kos di Purwokerto dituntut pulang karena kondisi rumah yang saat itu membutuhkanku. Maklum lah anak cewek satu-satunya.

Berat rasa ini untuk pulang kerumah. Sekian lama hidup jauh, kos maksudnya. Kini aku mesti hidup terisolasi ditempat jauh di Kaliwangi. Sebuah desa yang terpencil, terpencil karena merupakan satu-satunya dusun yang terpisah dari inti desa ya, dipisahkan oleh bukit karet, jalan utama, sungai serayu dan jalur kereta api. Disisi lain teman-temah dirumahku juga jarang yang berada dirumah. Ada yang telah bekerja, nikah atau menempuh kuliah sepertiku dan kos tentunya.

Kini hari-hariku banyak dihabiskan didalam kamar dan ditemani adikku paling kecil Ucup (Yusuf). Kuliah hanya beberapa hari, dan jika tak ada kuliah aku malas kemana-mana. Selain itu kini akupun punya kegiatan rutin jika seharian tak ada rencana kemanapun, yakni memasak dan bersih-bersih rumah, udah kaya pembantu dech. Sore harinya aku gunakan untuk mengurus beberapa tanaman yang tak terawat dan setelah selesai aku teruskan untuk berlari kecil di depan rumah. Dan malamnya aku mendampingi adeku yang paling kecil belajar.

Kadang aku bosan dengan Ucup, tiap saat, jika aku berada di kamar dia slalu mengikutiku, untuk meminta mainan komputer tentunya. Sebanarnya tak masalah bagiku, namun dia belum bisa memainan permainan yang ada dikomputer, dan jika dia bisa pun cepat sekali bosan dan minta mainan yang lebih susah dan tak mungkin tak kudampingi. Jika aku tak capai tak masalah bagiku.

Tiga hari ini, aku merasa hari-hariku terasa pendek. Terlalu banyak waktu yang aku habiskan dijalan. Satu jam perjalannan menggunakan angkutan umun dan terkadang masih telat masuk kuliah. Kondisi jalannya pun sangat rusak. Hampir seluruh badan jalan berlobang semua. Dan kata salah seorang dari Cilacap, kondisi ini terus berlanjut bukan hanya Purwokerto-Rawalo namun juga sampai Cilacap.

Beberapa minggu yang lalu, aku juga sempat menyaksikan kecelakaan pengendara motor yang disebabkan karena kondisi jalan yang berlubang. Seminggu setelah kecelakaan, kondisi jalan itu jauh lebih baik, walaupun hanya ditambal sulam dengan asal kasar yang aku pikir tak akan tahan lama. Namun aneh juga karena yang ditambal juga hanya bagian itu ( tempat kecelakaan itu ) padahal masih banyak lubang lain yang tak kalah ekstrim atau mungkin jalan bibenerin juga karena tepat dirumah bupati Banyumas x ya. Tiga hari ini aku juga pernah mendapat cerita kecelakaan dijalan deka rumahku ya, tentunya karena kondisi jalan rusak juga namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda jalan akan diperbaiki. Padahal kecelakaan karena jalan rusak sering terjadi. Dan karena itu juga mungkin, ibuku sampai saat ini belum bisa mempercayakan aku untuk membawa motor. Udah dulu ya, mata ini udah nggak kuat liat komputer lama-lama.

0 comments:

About Me

Saya seorang perempuan. Tepatnya seorang manusia. Seperti kalian ...

YM State

Buku Tamu


ShoutMix chat widget
Template by KangNoval & Abdul Munir | blog Blogger Templates