Wednesday, 5 November 2008

Hanya Mimpi


oleh : wahyu

Pagi itu aku berniat untuk mengunjungi sebuah kota kecil di Purwokerto. Semua telah kupersiapkan. Bekal untuk seminggu berada disana, pakaian lengkap dengan peralatan mandi. Setelah pukul 9.00 wib akupun berangkat menggunakan jasa angkutan umum, maklum tak punya cukup banyak uang untuk membeli kendaraan pribadi, tapi bisa ngurangin polusi juga kan?

Ternyata tempat itu cukup jauh, aku mesti menempuh perjalanan selama satu jam lamanya. Uh… cape juga, aku pun meneruskan perjalanan menyusuri jalan setapak. Disebelah kanan ada sebuah sungai yang sangat jernih. Dan disebelah kiri ada bukit yang indah pula. Angsa berenang disepanjang sungai itu dan berbagai macam bunga tumbuh di bukit kecil itu. Tempat itu sangat sejuk, namun disepanjang perjalanan jarang sekali aku temui orang yang melintasi jalan itu.

Kakipun terasa lelah, aku putuskan untuk beristirahat sejenak. Kebetulan warung kecil yang berjualan. Akupun memesan es teh pada seorang lelaki yang berjualan. Tanpa aku tanya, lelaki itu menawarkan beberapa jasa antara lain jasa untuk mengantarkan aku ketempat tujuan. Tapi aku tolak, karena memang aku sendiri hanya ingin jalan-jalan ditempat itu.

Beberapa saat kemudian, akupun melanjutkan perjalannan. Beberapa kali aku menemui pedagang serupa, pedagang yang semuanya lelaki. Di ujung jalan, terlihat pemukiman, akupun masuk kepemukiman itu. Beberapa lelaki terlihat sedang membersihkan rumah mereka. Dan ada satu rumah yang paling indah dan juga megah, akupun menuju rumah itu. Karena rumah itu cukup menarik, banyak perempuan yang sedang bermain dihalaman depan. Akupun menyapa mereka. Senyum manis menyambut kehadiranku. Mungkin memang mereka sangat menerimaku.

“Sebenarnya kota apa ini?” tanyaku pada seorang gadis yang menyambutku. “Kebanyakan orang menamai kota ini dengan kota X. Kota ini sangat cantik kan. Semua fasilitas bagi perempuan ada. Tapi kota ini memiliki jumlah perempuan yang relatif lebih sedikit dari jumlah laki-lakinya. Sekarang jumlah perempuan yang berada dikota ini sekitar 30 orang dan laki-lakinya mencapai 100 orang.” Jawab perempuan itu. Beberapa saat kemudian barulah kami berkenalan Jani namanya. “Kenapa bisa?” lanjut peranyaanku. “Entahlah, mungkin takdir Tuhan, ketika aku lahir keadaan kota telah demikian. Kota ini merupakan surga bagi kaum perempaun. Kamu pasti akan senang berada dikota ini”. “Oh ya?” Jawabku. “Ya, disini kamu tak perlu melakukan apa saja, semua pria akan senang melayanimu, mereka melakukan semua pekerjaan, kamu bisa dengan bebas bersenang-senang dengannya tentunya tak ada yang akan mengecewakanmu. Disini juga ada aman yang berisikan berbagai buah dan bunga yang cantik, kolam madu dan susupun tersedia disini”.

Akupun disediakan tempat istirahat, beberapa saat kemudian ada beberapa pria yang merapikan kamarku dan menyiapkan semua kebutuhanku. Semua fasilitas ada. Wow… aku sangat senang tentunya.

Diacara makan malam dengan Jani dan perempuan lainnya juga aku merasa menjadi ratu, apapun disediakan dan dilayani oleh laki-laki yang sangat tampan, , salah satunya ada yang bernama Angga. Dia cukup tampan, kulitnya putih – badannya tegap dan tinggi, hidungnya mancung dan bibirnya sangat manis, melebihi ketampanan artis. Bikin deg-degan juga hehe. Jani pun menyadari kalau aku tertarik padanya, janipun menyuruh Angga menemaniku setelah makan malam usai.

Seusai makan malam dengan ditemani Angga yang sangat cute, ngliat bintang, owh…bikin aku merasa memiliki tempat ini. Ingin rasanya berada disini untuk selamanya. Janipun menghampiriku, “Nyaman kan? Kamu bisa memilih semua pria yang kamu suka setiap hari”. Aku hanya senyum. Akhirnya akupun menghabiskan malam itu berdua dengan Angga.

Dipagi harinya, ketika aku terbangun. Angga tak ada didekatku. Suasana sangat berbeda, seperti tak asing bagiku, kamar kosku! Oh tidak, ternyata aku hanya mimpi.[]

0 comments:

About Me

Saya seorang perempuan. Tepatnya seorang manusia. Seperti kalian ...

YM State

Buku Tamu


ShoutMix chat widget
Template by KangNoval & Abdul Munir | blog Blogger Templates